19 November 2012

Soundtrack Paling Romantis


Ada satu lagi yang menurutku unik dari Toko Oen. Soundtrack lagu yang mengiringi perjalanan kami. Lagu-lagu zaman dulu, dari penyanyi-penyanyi populer di masanya. Bahkan aku rasa sampai sekarang. Ketika di Toko Oen, aku hanya bisa menebak-nebak “lagu ini judulnya apa yaa? Siapa yang nyanyi?” tapi ternyata pengetahuanku tidak cukup tahu tentang lagu-lagu itu. Aku hanya suka mendengarnya. Rasanya seperti berada di 4-5 dekade yang lalu ketika alunan musik itu menggema ruangan. Sangat merdu. Ramah di telinga. Sangat klasik. Aku juga sangat yakin bahwa musik-musik yang diputar ini dirilis ketika kakek nenekku masih muda. Mungkin waktu beliau berdua juga masih pacaran seperti kami. Hheee..

Setidaknya ada dua lagu yang mengganjal di telinga dan hati. Itu karena aku sudah sering mendengarnya, bahkan dari dulu. Seperti kebiasaan burukku yang sebelumnya, aku pun nggak tahu itu lagu siapa. Akhirnya googling pun dilakukan. Aku menemukan jawabannya.

            Mungkin akan sedikit lebay kedengarannya. Soundtrack paling romantis itu bukan karena penyanyinya yang memang menunjukkan romansanya, tetapi lebih dikarenakan lagu-lagu tersebut yang mengiringi romantisme kami berdua. Right Here Waiting. Dengan melankolisnya dibawakan sang empunya, Richard Marx.


Right Here Waiting
Oceans apart day after day
I slowly go insane
I hear your voice on the line
But it doesn’t stop the pain
If I see you next to never
How can we say forever

Wherever you go
Whatever you do
I will be right here waiting for you
Whatever it takes
Or how my heart breaks
I will be right here waiting for you

I took for granted, all the times
That I thought would last somehow
I hear the laughter, I taste the tears
But I can’t get near you now

Oh.. can’t you see it baby
You’ve got me going crazy

 Wherever you go
Whatever you do
I will be right here waiting for you
Whatever it takes
Or how my heart breaks
I will be right here waiting for you

I wonder how we can survive
This romance
But in the end if I’m with you
I’ll take the chance

Wherever you go
Whatever you do
I will be right here waiting for you
Whatever it takes
Or how my heart breaks
I will be right here waiting for you

            Yang kedua adalah lagu yang sebenarnya sudah ku kenal sejak SMK. Dulu lagu ini sering diputar ketika berada di kelas bahasa inggris. Lagu ini selalu dijadikan sebagai bahan tes listening. Aku pun hafal liriknya karena saking seringnya diputar di kelas.  That’s Why – Michael Learn To Rock.


That’s Why
Baby won’t you tell me why
There’s sadness in your eyes
I don’t wanna say goodby to you
Love is one big illusion
I should try to forget
But there’s something left in my head

You’re the one who set it up
Now you’re the one to make it stop
I’m the one who’s feeling lost right now
Now you want me to forget
Every little thing you said
But there’s something left in my head

I won’t forget the way you’re kissing
The feeling so strong were lasting for so long
But I’m not the man your heart is missing
That’s why you go away I know

You were never satisfied no matter how I tried
Now you wanna say goodby to me
Love is one big illusion
I should try to forget
But there’s something left in my head

I won’t forget the way you’re kissing
The feeling so strong were lasting for so long
But I’m not the man your heart is missing
That’s why you go away I know

Sitting here alone in the middle of nowhere
Don’t know which way to go
There ain’t so much to say now between us
There ain’t so much for you
There ain’t so much for me anymore

            Selain sangat ramah di telinga dan juga di hati, lagu ini juga selalu mengingatkanku dengan guru bahasa inggris terbaik di SMKN 4 Malang. Beliau adalah Bu Wiwik. Dengan logat britishnya yang fasih, dulu beliau sering menyanyikannya di depan kelas dengan penuh penjiwaan. Teman-teman sekelas pun akan trenyuh jika sudah mendengarnya melantunkan lagu ibarat penyanyi idola. 

Aku pun tersadar, pasti beliau juga sangat menyukai lagu ini, seperti aku yang juga menyukainya. Rasanya lagu ini begitu memorable. Mengingatkan masa-masa SMK yang penuh warna. Apalagi, lagu ini juga yang pada akhirnya mengiringin romantisme kami berdua di Toko Oen.

Sampai saat ini, semuanya akan tetap sama. Jika mendengar dua alunan musik yang begitu memikat hati, yang teringat hanyalah Toko Oen, ice cream dan romansa kami berdua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar